Laman

Kamis, 23 Juni 2011

Kau...


Aku nggak tau apa yang sedang ada di pikirannya saat ini. Aku juga nggak tau apa yang sedang dia lakukan. Tapi kenapa hati ini bilang kalau dia sedang menunggu? Atau...mungkin itu hanya harapanku. Aku terus berpikir, apakah keputusanku ini tepat? Aku ingin semua bahagia, namun kau harus berkorban untuk menunggu, meskipun aku tidak yakin kau sadar bahwa kau sedang kubuat untuk menunggu sesuatu. Ah, Tuhan... Aku ingin dia menunggu. Aku ingin dia resah sebelum sesuatu itu datang. Aku juga ingin dia sedih, tak peduli meski ia harus menangis sekalipun.

Namun, setelah sesuatu itu datang...Aku ingin dia tersenyum. Aku ingin dia melompat. Aku ingin mendengar bahwa ia berbahagia. Apakah salah bila aku mengharapkan kebahagiannya dari sesuatu yang mungkin tak berharga itu? Semoga dia mengerti. Atau setidaknya...semoga dia bahagia. Itu saja. And I hope it will be the last.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

komentar anda, semangat saya :)))