Laman

Rabu, 26 Maret 2014

Resume RE: Menyolder, Membuat Rangkaian Seri dan Paralel

Kamis lalu, kelas C2 mengikuti kelas praktikum Rangaian Elektronika. Kali ini materinya tentang solder-menyolder dan membuat rangkaian seri-paralel. Saya yang belum pernah menyolder (jangankan nyolder, tau alatnya aja baru kemarin), apalagi membuat rangkaian, cukup kebingungan waktu praktikum kemarin. Nah, maka dari itu, di sini saya bakal menjelaskan secara detail bagaimana cara menyolder dan membuat rangkaian listrik, selain untuk memenuhi tugas, juga supaya para pemula yang awalnya kebingungan kayak saya bisa mengerti dan mendapat pengetahuan baru.

Apa aja yg perlu disiapkan?
Alat dan Bahan

1. Solder
Nah, ini dia 'main character' yang dibicarakan dari awal. Solder. Alat ini kita gunakan untuk mencairkan tinol supaya tinolnya bisa menempel di PCB dan merekatkan rangkaian yang nanti akan kita buat.





2. PCB (Printed Circuit Board)

PCB adalah papan berlubang yang memudahkan kita untuk membuat sebuah rangkaian. Di atasnya lah kita akan meletakkan komponen-komponen rangkaian elektronika.




3. Tinol
Tinol digunakan untuk merekatkan rangkaian pada PCB. Ia akan kita lelehkan menggunakan solder.
4. Pasta Solder
Gunanya untuk membersihkan mata solder. Cara menggunakannya akan dijelaskan di bawah. Oh iya, ada tips dari teteh asdos, katanya, cari pasta solder yang tempatnya terbuat dari kaleng, agar tidak meleleh saat mata solder yang panas kita celupkan ;)
 5. Resistor
Fungsi resistor adalah untuk menahan arus listrik dengan menurunkan tegangan di antara kedua salurannya sesuai dengan arus yang mengalirinya. Jika led langsung dihubungkan ke baterai dengan tegangan besar tanpa dihubungkan dengan resistor terlebih dahulu, led tersebut akan rusak dan menimbulkan 'letupan' kecil.
6. LED (Light Emitting Diode)
Di dalam rangkaian ini, ia berperan sebagai lampu yang akan menyala jika rangkaian yang kita buat berhasil :D





Sebelum mulai, ingat beberapa hal ini ya:
1. Berdoa dulu
2. Hati - hati
3. Kabel solder berada di sebelah kanan tangan kanan kita, supaya enak posisinya dan nggak kagok
4. Jangan sampai kena tinol cair, lukanya bisa permanen
5. Solder jangan terlalu banyak dicabut dan dicolokkan lagi ke stop kontak, kalau masih akan digunakan sebaiknya jangan dicabut dulu

Oke, setelah mengetahui hal-hal tersebut, kita mulai nyolder yah~

Pertama, dekatkan ujung tinol ke ujung mata solder di atas PCB, nah nanti tinolnya akan mencair, jadi sebelum mengeras lagi harus sudah diteteskan ke lingkaran-lingkaran pada PCB

Nah kayak gini nih hasilnya. Jangan terlalu tebal, jangan juga terlalu tipis. Untuk latihan, kita bisa membuat apa saja di PCB, nah ini lumayan rame nih :D


 Abis itu, solder kita kan kotor nih ceritanya, nah cara membersihkannya adalah dengan mencelupkan mata solder pada pasta tinol seperti gambar ini:
Kemudian mata soldernya ditusukkan ke kertas yang sudah dilipat 2, atau kalau kertanya lebih tebal bisa dilap ke bagian ujungnya saja seperti ini:

Sip, sekarang udah tau dong caranya menyolder? Berarti lanjut ke membuat rangkaian.  Ini adalah Rangkaian Seri:

Resistor1 - resistor2 - LED
Dilihat dari bawah


Agar arus dapat mengali, kita harus menghubungkan kaki-kai dari resistor dan LED tersebut.  Salah satu kaki resistor1 dililit dengan salah satu kaki milik resistor2. Kaki resistor2 yang satunya dililit dengan salah satu kaki LED, seperti ini:
Kaki resistor1 dan kaki LED lah yang nantinya akan dihubungkan dengan baterai. Sebelum disolder, hubungkan dulu dengan baterai dan pastikan LEDnya menyala, setelah yakin baru kita solder rangkaiannya. 

 Sisa kaki yang masih terlalu panjang bisa dipotong:
 Hasilnya? Kayak gini nih...
 Dihubungkan dengan baterai, nyala!

Perhitungan rangkaian seri:
Saya menggunakan baterai 6 volt, dan 20 mA yang tertulis di spesifikasi led adalah arus maksimum yang diperbolehkan lewat ke led tersebut.
V = 6 volt
Rs = R1 + R2
     = 820 + 820
     = 1640 ohm
I = V / Rs
  = 6 / 1640
  = 0,003 mA = 3 A


 Setelah selesai mengerjakan rangkaian seri, sekarang lanjut ke Rangkaian Paralel:
Resistor1 - reisitor2 - LED

Dilihat dari bawah
 Sama seperti yang seri, kaki-kaki rangkaian ini juga dililitkan antara resistor-resistor dan LEDnya
 Dan setelah disolder, hubungkan dengan baterai

Perhitungan rangkaian paralel:
Saya menggunakan baterai 6 volt, dan 20 mA yang tertulis di spesifikasi led adalah arus maksimum yang diperbolehkan lewat ke led tersebut.
V = 6 volt
1/Rt = 1/R1 + 1/R2
     = 1/820 + 1/820
     = 2/820 ohm
Rt = 410 ohm
I = V / Rt
  = 6 / 410
  = 0,014 mA = 14 A


Ini dia, rangkaian sri dan paralel yang tadi kita buat
Selamat menyoldeeeeerrrr~

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

komentar anda, semangat saya :)))