Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2017
Saat kita sudah punya tujuan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Cukup bersabar dan berjuang dengan kemampuan terbaik, dan dengan doa yang mengiringi setiap langkah.
Ke arah sana. Arah yang sama.

Sisanya, biar Tuhan yang urus, dengan skenario terbaik yang telah ditetapkan-Nya.


"
Bagaimana bisa berlari tanpa peduli
Menarik diri dari rasa bersalah yang terus menghantui
Sementara opini tak kuasa menepis intuisi
"

Tahun ke 7

Bincang sore sama kamu kemarin, bikin aku kagum. Lagi dan lagi. Memasuki tahun ke 7 persahabatan kita, entah kenapa jadi sering ngelamun dan keinget cerita-cerita yang udah lewat. Berawal dari bangku di pojok kiri belakang yang luput dari perhatian tatib MOS, sampai curhatan yang tiba-tiba ngalir gitu aja.

Seneng banget ada orang yang bukan hanya bisa melengkapi kekurangan-kekuranganku, tapi juga selalu bikin aku semangat buat memperbaikinya. Orang yang bisa aku percaya, dan juga percaya sama aku. Sabar menerima ke-bocah-an dan ke-alay-an aku ini :')

Tau-tau sekarang kita udah dewasa aja. Dalam hal usia sih, semoga tingkah laku juga. Alhamdulillah sekarang mah isi curhatan dan galau-galaunya udah lebih bermutu. *galau bermutu teh yg gmn :(*

Bersyukur banget Allah ngirim aku sahabat kayak kamu. Sadar atau nggak, banyak pelajaran yang udah kamu kasih ke aku. Dan nanti, kalau suatu hari aku punya anak, pasti kamu masuk ke daftar 10 orang pertama yang cerita-ceritanya aku bagi sama di…
Ketika sepatah kata pun tak mampu mewakili kepedihan yang meluap-luap dari hati, bahkan benang kusut di pikiranmu semakin tak terkendali, dan tiba waktu-waktu dimana manusia membuatmu jemu.
Bersujud dan menangislah. Kamu akan merasa lebih baik, insyaaAllah.