Halaman

Minggu, 05 November 2017

Luka #2


Apa cinta bisa hadir dalam luka?
Iya atau pun tidak, segeralah pergi. Pergi bersama lukamu, dan kembali tanpanya.

...i love you both. Jangan berantem-berantem :"

Kamis, 12 Oktober 2017

Luka

Hari ini kita bicara luka. Esok kita memilih untuk menghapus, memelihara, atau menerimanya.

Senin, 09 Oktober 2017


"
Karena yang menjaga, untuk yang terjaga.
"

Kamis, 31 Agustus 2017

Angka Terakhir Milik Agustus

Saat skripsi terasa stuck dan aku mencoba sok romantis tapi malah baper sendiri :')

Jumat, 25 Agustus 2017


Manusia bertemu dan berpisah. Mendapatkan lalu kehilangan. Datang kemudian pergi.


Selasa, 22 Agustus 2017

Hai adek ucul, lagi ngapain? Sini sama teteh.

HE HE HE.

Minggu, 20 Agustus 2017


Manusia itu berdiri menentang ego. Bersama senyap tenggelam di detik-detik purnama. Membakar pahit realita lalu menghirup dalam-dalam asapnya.

Kemudian pagi hadir mengawal embun, hati beranjak menyambut.
Mereka mengalir. Asap mengudara.


Sabtu, 19 Agustus 2017

Aku dan Ene

Hai, aku mau kenalin kalian sama nenek aku, yang biasa kami panggil ene. Iya, ini tulisan pertamaku tentang beliau. Kata orang, cucu pertama itu paling disayang. Menurutku enggak, karena ene sayang sama semua cucunya. Tapi karena lahir lebih dulu, mungkin benar kalau memori aku tentang beliau lebih banyak, dan mungkin sebaliknya.

Sekitar sebulan yang lalu, ene sempet dirawat di rumah sakit selama beberapa hari. Waktu itu aku masih ngekost, pulang malam sabtu kemudian menghabiskan sabtu-minggu di rumah sakit, sempet cerita-cerita sama ene tentang kosan. Waktu itu ene masih bisa senyum dan ketawa meskipun sering juga mengeluh sakit. Sedih kalo nyuapin ene makan, sekali makan yang masuk cuma paling banyak satu sendok. Akhirnya minta makanan cair sama perawatnya. Beberapa hari kemudian, lega banget waktu malem-malem di kosan dapet kabar ene udah pulang.

Nemenin ene di rs bikin memori-memori itu keputer lagi. Aku suka banget dengerin ene cerita. Paling favorit sih cerita hantu. Kalo ene lagi di rumah, aku suka minta didongengin hantu dan ene cerita secara detail sampe kebayang jelas suasana di ceritanya dan bentuk hantunya tuh kayak gimana. Ene sampe bawa buku-buku cerita hantu ke rumah, yang kertasnya masih warna coklat dan jadul banget. Kadang cerita-cerita itu diulang lagi di minggu-minggu berikutnya. Tapi sedikit pun aku nggak ngerasa bosen.
Terus kalo nginep di rumah ene, pasti aku tidurnya berdua sama ene di kamarnya. Sebenernya sih waktu kecil aku takut, soalnya ene kalo tidur lampunya harus bener-bener mati, sedangkan aku dulu nggak terbiasa. Alhasil selalu nggak bisa tidur nyenyak. Dan kebiasaan ene itu, naro jam weker di sebelah bantal. Jadi suara jarum jamnya kedengeran jelas di telinga.
Kalo lagi di rumah, ene sering bikin sarikaya atau bolu pisang, dan aku selalu jadi asistennya. Begitu juga lebaran. Aku sama avi -sepupu aku yg perempuan- selalu jadi asisten ene buat bikin kupat dan teman-temannya.
Makin dewasa, obrolan sama ene semakin serius, tapi masih suka ketawa-ketawa juga sih. Tapi juga semakin jarang. Selain pendengaran ene yang mulai berkurang, akunya juga yang -sok- sibuk sampai jarang sekedar main sebentar nengokin ene ke rumahnya. Sebelum ngekos sebenernya udah niat mau bikin kue buat ene. Biar ene tau cucunya ini udah tau dapur, nggak kayak dulu yang cuma bisa masak mie instan doang. Tapi belum kesampean sampe sekarang karena ene keburu sakit.

Nah, kamis minggu lalu, ene masuk rs lagi. Tapi kondisinya waktu itu aku lagi sakit juga dan belum bisa jenguk. Setiap malem papah nginep di rs, dan tiap pulang ke rumah pasti bilang 'Nada ditanyain ene' pernah juga 'Nada gimana skripsinya, ditanya ene', atau 'Da kapan ke rs? Ene nanya-nanya terus'. Terharu, ene inget aja :"
Akhirnya baru bisa jenguk lagi hari kamis minggu ini. Ene udah susah makan lewat mulut, akhirnya makannya lewat selang. Wajahnya nggak ceria, beda sama waktu masuk rs pertama kali yang masih bisa ketawa. Kesakitan terus. Tapi lagi gitu juga nggak pernah kelewat solat dan selalu tepat waktu. Ai aku yang sehat apa kabar.
Jumatnya, pulang kampus aku ke 25 sebentar terus lanjut ke rs. Ene lagi ditransfusi. Ada alat monitoring kondisi pasien juga yang udah terpasang dan selang-selang berseliweran. Sedih liatnya. Pas aku sama ilman dan nizar lagi di ruang tunggu, mang yana nyuruh kita masuk kamar. Ternyata ene manggil. Papah ngebimbing ene biar dzikir terus. Aku usap-usap kakinya yang bengkak. Kita semua nemenin ene sampai tidur. Sedih. Sampai akhirnya malem itu aku harus pulang, pamitan sama ene biarpun pasti ene nggak denger. Ah kangen.
Kalo ene sembuh nanti aku mau bikinin kue, cerita-cerita lagi, liat senyumnya lagi.

Gitu temen-temen ceritanya. Ene orangnya baik banget dan gampang akrab sama orang meskipun baru kenal. Seneng ngajak ngobrol gitu. Salam kenal dari ene buat yang baca ini :)))

Selasa, 08 Agustus 2017

Kesal. Kadang ia datang gak pake aba-aba. Mungkin aku ngelakuin kesalahan yang gak disengaja tanpa sadar. Atau benteng pertahanannya harus direnovasi haha. Gak boleh lengah, gak boleh kalah. Hajar.

Wkwk ini apa coba.

Rabu, 02 Agustus 2017

Jumat, 28 Juli 2017

Belajar Taat

Semua yang diperintahkan oleh Allah itu wajib dilaksanakan. Dan semua yang dilarang oleh-Nya juga wajib ditinggalkan. Wajib ya, bukan pilihan.
Yang jadi pilihan itu, kitanya mau taat apa engga.
Yuk, belajar taat! :)
Bismillah~

Kamis, 27 Juli 2017

Memang salahku dari awal. Tapi tetap akan kuperbaiki. Meskipun pasti, lebih sakit, lebih sulit.

Sabtu, 22 Juli 2017

Adit & Wulan - Walimatul Ursy

Barakallahu laka wa baraka'alaika wa jama'a bainakuma fii khair. Semoga Allah memberi berkah kepadamu dan keberkahan atas pernikahanmu, dan mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan.

Hari itu tiba. Hari yang telah kami semua, khususnya kang Adit dan teh Wulan serta keluarga persiapkan sejak lama. Hari yang bahagia buat kami semua, khususnya kedua mempelai.
Iya, bahagia, karena bagi kami kang Adit dan teh Wulan bukan sekedar teman atau kakak kelas. Mereka keluarga.

Aku kenal kang Adit sejak kelas 7 SMP, saat itu kang Adit kelas 9. Kami berada di ekskul yang sama, pramuka. Kemudian kami satu SMA juga, dan kembali bergabung dalam organisasi yang sama, DKM. Kang Adit orang yang sopan, ramah, sungguh-sungguh, dan sigap. Pernah ikut Raimuna Nasional di Papua, dan berprofesi sebagai polisi sekarang ini.
Selanjutnya teh Wulan. Memang tidak lebih lama dari aku mengenal kang Adit, tapi teh Wulan sudah seperti kakak sendiri bagiku, bagi kami. Teh Wulan adalah murabbi di sebuah lingkaran yang kami sebut Afroza Hadirah. Mereka adalah orang-orang yang Allah pilihkan untuk menemaniku menapaki satu demi satu anak tangga hijrah. Tanpa mereka, entah bagaimanalah aku hari ini.

Alhamdulillah, hari itu, 16 Juli 2017, Allah mempersatukan akang dan teteh dengan cara yang indah. Pernikahan.

Beberapa minggu sebelumnya, terbentuk sebuah tim kecil yang solid. Tim yang merupakan teman-teman dekat teh Wulan dan kang Adit. Afroza, KC, dan beberapa teman lain. Kami menjadi Wedding Organizer alias WO dadakan dalam acara istimewa ini. Mempersiapkan berbagai hal mungkin jadi sesuatu yang baru bagi kami, karena berbeda dengan kepanitiaan-kepanitiaan yang pernah kami ikuti sebelumnya, ini adalah momen sekali seumur hidup akang dan teteh kami tercinta.

Haru. Saat rombongan keluarga kang Adit tiba di depan gedung. Saat orang tua teh Wulan menyambutnya dengan senyum yang tak lepas dari bibir. Saat janji suci telah terucap. Saat menjemput teh Wulan untuk duduk berdampingan dengan kang Adit. Haru.
Selamat menempuh hidup baru kang, teh. Selamat membina keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Oiya, setelah selama ini aku dan teh Wulan bertukar cerita tentang KC dan PBI, sekarang alhamdulillah bisa berkenalan dan bekerja sama dengan mereka. Terima kasih untuk tim yang luar biasa, yang bahkan anggotanya baru saling mengenal. Siap-siap untuk panggilan di walimahan berikutnya hehe.

Kang Adit dan Teh Wulan bersama tim

Jumat, 07 Juli 2017

Kecewa berat. Sama kebijakan kampus, dan lebih parah sama diri sendiri.

Kemudian dapet chat dr orang kesayangan, laki-laki nomor satu. Tamparan banget. Bahwa sebagai anak pertama yang udah dewasa aku sama sekali blm cukup mandiri dan bisa diandalkan.

Jumat, 09 Juni 2017

Udah janji gak belanja buku sampai selesai skripsweet. Lalu ilman pulang bawa ini.
Terima kasih bro. Kamu gak tau apa berapa besar usaha yang dibutuhkan seorang mahasiswa tingkat akhir untuk meninggalkan semua hobi dan kegiatan-kegiatan yang dia suka demi menjadikan skripsi sebagai prioritas utama dalam hidupnya. Haha becanda becanda, lebay itu mah. Btw beneran makasih man atas keberuntunganmu, alhamdulillah yah haha.

Sabtu, 03 Juni 2017

SEO dan SOA

Papah belajar SEO. Nada belajar SOA.
Meskipun terseok-seok tapi kita gak akan pernah soak.

Hai, maaf membuang beberapa detikmu karena postingan ini, hehe.

Rabu, 31 Mei 2017


Saat kita sudah punya tujuan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Cukup bersabar dan berjuang dengan kemampuan terbaik, dan dengan doa yang mengiringi setiap langkah.
Ke arah sana. Arah yang sama.

Sisanya, biar Tuhan yang urus, dengan skenario terbaik yang telah ditetapkan-Nya.


Selasa, 23 Mei 2017


"
Bagaimana bisa berlari tanpa peduli
Menarik diri dari rasa bersalah yang terus menghantui
Sementara opini tak kuasa menepis intuisi
"

Sabtu, 20 Mei 2017

Tahun ke 7

Bincang sore sama kamu kemarin, bikin aku kagum. Lagi dan lagi. Memasuki tahun ke 7 persahabatan kita, entah kenapa jadi sering ngelamun dan keinget cerita-cerita yang udah lewat. Berawal dari bangku di pojok kiri belakang yang luput dari perhatian tatib MOS, sampai curhatan yang tiba-tiba ngalir gitu aja.

Seneng banget ada orang yang bukan hanya bisa melengkapi kekurangan-kekuranganku, tapi juga selalu bikin aku semangat buat memperbaikinya. Orang yang bisa aku percaya, dan juga percaya sama aku. Sabar menerima ke-bocah-an dan ke-alay-an aku ini :')

Tau-tau sekarang kita udah dewasa aja. Dalam hal usia sih, semoga tingkah laku juga. Alhamdulillah sekarang mah isi curhatan dan galau-galaunya udah lebih bermutu. *galau bermutu teh yg gmn :(*

Bersyukur banget Allah ngirim aku sahabat kayak kamu. Sadar atau nggak, banyak pelajaran yang udah kamu kasih ke aku. Dan nanti, kalau suatu hari aku punya anak, pasti kamu masuk ke daftar 10 orang pertama yang cerita-ceritanya aku bagi sama dia.

"Dulu, jaman Ibu sekolah sampai kuliah, Ibu punya temen yang luar biasa. Rida namanya..." *berkhayal wkwk*

Gimana giatnya kamu, pengorbanan kamu buat ninggalin satu hal demi hal lain yang lebih baik, walaupun berat, dan cerita-cerita absurd lain yang suka bikin ketawa kalo aku inget-inget.

Semoga gak berhenti sampai sini ya rids, semoga bareng terus sampai ke surga. *tiba-tiba sedih :')*

Selasa, 09 Mei 2017

Ketika sepatah kata pun tak mampu mewakili kepedihan yang meluap-luap dari hati, bahkan benang kusut di pikiranmu semakin tak terkendali, dan tiba waktu-waktu dimana manusia membuatmu jemu.
Bersujud dan menangislah. Kamu akan merasa lebih baik, insyaaAllah.

Sabtu, 29 April 2017

Berdamailah


gambar dari [sini]

Ketika kau lelah dengan dirimu, jangan paksa bumi untuk berhenti berputar. Jangan salahkan semesta atas keresahan yang menyelimuti duniamu.
Mungkin, yang kau butuhkan hanya sejenak berhenti. Menatap jalan panjang yang telah kau lalui.
Apa kau teralu sibuk berlari? Sampai kau tak sadar suara-suara itu memanggilmu, menyemangatimu, mengingatkanmu, dan sedikitpun kamu tak menengok.
Atau kau terlalu kencang melompat? Hingga tak sadar berkeping-keping perasaan telah hancur kau injak.

Kau mungkin pernah merasa bodoh. Kau juga mungkin tertawa atas kesalahan-kesalahan masa lalumu. Tapi mereka bukan semata-mata untuk kau hujat, melainkan untuk kau maafkan dan kau perbaiki.

Kemudian masa depan. Mereka bukan hadir untuk menjemput dan mematahkan harapan-harapanmu. Mereka akan mengajakmu membawa dan mewujudkan itu semua. Atau, mengajarkanmu menerima dengan ikhlas dan menata mimpi yang baru.

Sekarang, cobalah berdamai dengan dirimu. Dengarkan dia dan belajarlah dari semua yang ada di sekelilingmu. Melangkahlah ke arah yang telah kau pilih. Ingatlah bahwa kamu tidak pernah sendiri. Ada Allah. Ada banyak orang-orang baik yang Dia kirimkan untuk menemani hidup singkatmu.

Masa lalu, dan masa depan.
Katakan lah pada keduanya, sampai jumpa.


Buat kamu, Nad. Berdamailah.

Rabu, 26 April 2017

Puzzle

Potongan-potongan puzzle itu, yang dulu tersebar tak beraturan, lama kelamaan bersatu. Saling mendekat satu sama lain dengan sendirinya seperti kutub-kutub magnet yang tarik menarik. Utuh. Terpampang di depan mata, terekam sangat jelas di dalam otak. Saat itu, hingga kini.
Waktu, maafkan aku.

Jumat, 14 April 2017


Cinta?
Cinta itu...

...ibu.

Beberapa langkah lagi, Mah! Bismillah, salam cintaaaa


Kamis, 13 April 2017


"
Aku, kamu, dan tinta hitam
Kita. Kepingan kenangan dari mozaik masa depan
Bertapak tekad, meniti buih, hidup berteka-teki.
"

Jumat, 07 April 2017

Uuuu
Risih risih~

Selasa, 07 Maret 2017

Kita Akan Berjalan Bersama

Selamat pagi, pahlawanku. Sebelumnya, ku ucapkan terima kasih atas segala pelajaran hidup, atas segala pengorbanan yang telah kau beri.

Akhir-akhir ini, aku melihatmu bekerja sangat keras. Belajar siang-malam. Silih berganti mengisi harimu tetesan hujan, keringat, dan air mata. Lantunan doa menghangatkan hati di setiap malam yang dingin.

Terima kasih, lagi dan lagi. Kau mengajarkan kami bagaimana seharusnya hidup. Mengingatkan untuk bersyukur setiap waktu. Membangkitkan semangatku ketika terbangun setelah hari yang melelahkan.

Jika ini yang kau sebut masa sulit, jangan khawatir. Kami akan selalu ada. Tidak di belakang untuk sekedar mengikutimu, tidak pula di depan untuk mendahuluimu. Tapi di sampingmu.
Kami akan memelukmu, berjalan bersamamu, sesekali beradu pendapat denganmu. Kita akan berjalan bersama-sama, pah. Tak peduli lambat atau cepat. Kami akan mendukung keputusan-keputusanmu.

Terima kasih, lagi dan lagi. Terima kasih untuk bersedia menjadi cinta pertama anak perempuanmu.

Jumat, 03 Februari 2017

Halo!



Hari ketiga Februari nih. Nggak kerasa, dan baru ngeh ternyata ini postingan pertama buat 2017 :') Gak tau kenapa, kangen aja nulis lagi. Kasian gak keurus hehe. Inget jaman SMA dulu, seneng banget menuh-menuhin blog, bisa puluhan post tiap tahunnya -biarpun gak penting sih-. Sekarang mah boro-boro, nyampe 10 aja udah syukur.

Ternyata ini tahun ke 8 aku nulis di blog ini. Dan bener belum bosen. Selalu hobi nostalgia pagi-pagi sambil ngopi. Kali aja semester ini mah keurus lagi haha. Apalagi kayaknya butuh sering-sering curhat semester ini mah. Curhatin skripsi...
...yang gak kelar-kelar
...yang akan selesai pada waktunya cenah

Yaudah atuh, jangan lama-lama nulis blognya, mending nulis skripsi.

Maaf ya banyak ngomong kasar, hehe. Hayu temen-temen kita wisuda, saling doain, jgn lupa~