Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2018

Majemuk

Gambar
2010 mempersatukan kita sebagai teman baru, yang dalam waktu singkat mendeklarasikan diri sebagai sahabat. 2011, kita memilih langkah yang berbeda, namun, perbedaan itu tak menghalangi kebersamaan. 2013, jarak berhasil memisahkan kita. Tapi sejatinya hati tak pernah benar-benar berpisah.
Tahun demi tahun berganti. Perasaan terhadap orang-orang dalam foto itu masih sama. Alhamdulillah, masih diberi kesempatan untuk berjumpa. Dengan segala perbedaan, -agama, pendapat, pekerjaan, masalah yang dihadapi- kita masih bisa saling menghargai.

2018, berbagai cerita tertuang dalam satu meja. Pengalaman ke luar negeri, persediaan batubara di Indonesia, penyebab turunnya nilai rupiah, perbedaan teknik informatika dan ilmu komputer, kapan harus minum obat serta vitamin, hingga cara mengatasi rindu terhadap seseorang. Haha.

Aku sendiri tak mengerti mengapa kita bisa se-langgeng ini. Semoga masih bisa selalu bersama dengan segala kemajemukan, dan masih bisa berkumpul hingga membawa keluarga masing-m…

Prolog

Gagal sidang, kemudian nyaris gagal untuk kedua kalinya, tentu bukan hal yang mudah. Lelah dan panik setengah mati bukan alasan untuk tak mengulang wawancara di malam sebelum sidang. Namun, keajaiban bisa terjadi kapan saja. Tangis putus asa di h-16 jam sidang, berganti jadi sujud syukur dari lantai 2 gedung FPMIPA pada 24 Januari 2018. Beberapa waktu setelahnya, kedua orang tua serta adikku mendampingiku menghadiri wisuda.
Detik berganti, euforia berlalu. Hari-hari selanjutnya kujalani dengan rutinitas baru, yaitu sebagai pencari pekerjaan. Berbagai pengalaman datang menghampiri. 'Manusia sebagai makhluk individu' yang dulu kupelajari sangat terasa pada fase ini. Diam di zona nyaman atau melompat ke luar jadi pilihan. Alhamdulillah, setelah kurang lebih satu bulan, aku diterima di sebuah perusahaan, tepat di usiaku yang ke 22.
Perjuangan tak berhenti sampai di sini. Adaptasi rupanya menjadi hal yang sangat sulit bagiku. Entah apa yang salah, tapi aku merasa begitu lambat dala…