Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2010

SEPULUH LIMA

Gambar
Ih maaf ya posting ini nggak jelas banget ih hahahaha. Tadi tuh lagi nggakada kerjaan banget dan nggak tau kenapa larinya ke paint, ngegambar deh. Bingung mau gambar apa, jadilah gambar tentang semangat perjuanganku membangkitkan semangat x-5, haha lebe ya emang. Tapi yasudahlah.. maafkan kegejean ini, nungguin postingnya rida nggak muncul-muncul huuu :(((

take your time ;)

Hello blogger, kali ini aku bakal bahas tentang WAKTU, karena ternyata topik ini menarik banget buat kita telusuri. Hari Sabtu kemarin, seperti biasa aku latihan pramuka, dan materi hari itu tentang manajemen waktu. Pemberi materinya kang Braja, wuih, aku suka banget nih materi kali ini. Makanya, aku pikir gak ada salahnya buat berbagi ilmu yang baru aku dapat ini sama teman-teman blog.

Pernah terpikir gak sih sama kalian, apa yang dimaksud dengan waktu? Atau yaa definisinya gitu...? Jujur aku bingung banget loh ngejawab pas kang Braja nanya ini. Waktu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1997) adalah seluruh rangkaian saat ketika proses, perbuatan atau keadaan berada atau berlangsung. Tapi menurut teman-teman Pramuka penggalang, waktu itu perubahan.. nah lo, aku bingung banget deh pokoknya... Oke, biar ga jenuh, aku ajak kalian jalan-jalan ke masa lalu bentar deh..semoga aja setelah ini bisa dapat titik pencerahan >>>>

Waktu kita duduk di kelas 4 Sekolah Dasar, kita belaja…

Kita adalah pelangi...

Gambar
Pelangi.
Aku selalu terpukau mendengarnya. Warna-warna indah terbayang jelas setiap mendengar kata tersebut. Saat kecil dulu aku selalu ingin pergi ke sana. Tinggal di atas sana dan bermain seluncuran menggunakan pelangi. Apalagi setelah menyaksikan Video Clip Sherina yang berjudul Balon Udara, saat itu aku percaya bahwa awan bisa diinjak, dan aku semakin bersemangat untuk menggapai pelangi.

Pertama kali aku melihatnya saat sedang menuju rumah nenek bersama saudara-saudaraku. Mungkin sekitar 9 atau 10 tahun lalu. Pertama kali aku melihat pelangi bukan hanya pada gambar di buku cerita yang berjejer di rak buku rumahku. Saat saudara-saudaraku berseru senang, aku justru terbelalak dan tersenyum lebar, tanpa suara. Pelangi itu membentuk setengah lingkaran, bagaikan menembus awan, merah-kuning-dan hijau. Hanya itu. Ya, tidak sejelas seperti yang pernah kulihat di dongeng-dongeng, tapi pelangi itu membuat Nada kecil terpukau.

Usiaku semakin besar, dan saat kepercayaanku tentang awan yang bisa …