Halaman

Rabu, 26 April 2017

Puzzle

Potongan-potongan puzzle itu, yang dulu tersebar tak beraturan, lama kelamaan bersatu. Saling mendekat satu sama lain dengan sendirinya seperti kutub-kutub magnet yang tarik menarik. Utuh. Terpampang di depan mata, terekam sangat jelas di dalam otak. Saat itu, hingga kini.
Waktu, maafkan aku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

komentar anda, semangat saya :)))